Capek pakai sunscreen? Sebagian orang beralih ke topi dan payung
Di r/30PlusSkinCare, curhatan bernada "aku benci sunscreen" mendapat lebih dari 190 komentar. Pagi di wajah, jalan kaki di lengan, naik mobil di sisi yang kena matahari, ke taman untuk diri sendiri dan anak. Saat panas, sunscreen ikut keringat masuk ke mata, perih sampai menangis, air mata meluruhkannya, lalu harus pakai ulang. Postingan ditutup dengan candaan: mending ada pelindung UV atau pil saja.
Sebagian besar balasan berisi rasa senasib, tapi ada juga tips praktis:
-
Beberapa orang bilang topi bertepi lebar paling terasa mengurangi wajah jadi gelap.
-
Baju lengan panjang tipis atau jaket berlabel UPF sangat mengurangi jumlah sunscreen untuk badan.
-
Ada yang baru membeli payung, ada yang pindah ke semprot, tapi diingatkan bahwa semprot tetap perlu diratakan agar tidak ada bagian terlewat.
-
Kelompok tengah hanya mengaplikasikan ulang saat lama di luar atau berkeringat, dan cukup satu lapis pagi hari kalau lebih banyak di dalam ruangan.
-
Seseorang yang pernah mengalami kanker kulit menulis bahwa repotnya jauh lebih murah daripada pengobatan.
Catatan redaksi: CDC Amerika Serikat juga tidak hanya mengandalkan sunscreen. CDC menyarankan berteduh, pakaian yang menutup lengan dan kaki, topi bertepi lebar yang menaungi wajah, kepala, telinga, dan leher, serta kacamata yang menahan UVA dan UVB. UV terkuat disebut pukul 10 pagi sampai 4 sore (waktu musim panas). Kalau sudah lelah mengoles, rencana realistis adalah menutup yang bisa ditutup dan melindungi sisanya dengan benar.
Selain sunscreen, kamu pakai apa: topi, payung, manset lengan? Mana yang paling berguna?
Utas asli: r/30PlusSkinCare — curhat capek pakai sunscreen · Referensi: CDC — Preventing Skin Cancer
No comments yet. Be the first.