"Sunscreen minum" efektif? Forum Jepang umumnya skeptis
Di forum Jepang Girls Channel, seseorang yang bekerja di luar ruangan meminta rekomendasi dan hasil nyata suplemen yang disebut "sunscreen minum" (飲む日焼け止め) (Agustus 2025). Di Jepang suplemen ini mudah ditemukan di toko obat dan klinik kulit, tapi suasana utasnya cenderung dingin.
Begini jalannya:
-
Balasan pertama dan terbanyak singkat saja: "tidak ada gunanya" dan "oles saja". Urutan yang banyak disetujui: perlindungan fisik mengalahkan sunscreen oles, yang jauh mengalahkan pil.
-
Seseorang yang mengaku bekerja di klinik kulit bercerita melihat dokter meresepkannya sambil mengakui efeknya tidak seberapa. Muncul balasan "cuma bisnis" dan bantahan bahwa ada dokter yang juga meminumnya.
-
Dari yang pernah mencoba, kesimpulan yang berulang: tetap jadi gelap tapi seolah pulih lebih cepat, sehingga yang lain bilang menyebutnya "sunscreen" itu berlebihan.
-
Banyak yang lebih memilih teh hijau, tomat, atau vitamin C daripada membayar suplemen mahal.
-
Ada yang khawatir efek samping dan beberapa cerita pribadi tentang perubahan setelah mengonsumsi bahan tertentu, tidak ada yang terverifikasi.
-
Pembuat utas menambahkan bahwa ia sudah memakai sunscreen, masker, dan manset lengan tapi tetap gelap, jadi mencari tambahan.
Catatan redaksi: pada 2018, FDA Amerika Serikat mengirim surat peringatan kepada empat perusahaan yang menjual pil dan kapsul yang dipasarkan sebagai perlindungan matahari. Komisioner saat itu menegaskan bahwa tidak ada pil atau kapsul yang bisa menggantikan sunscreen, dan badan itu memperingatkan produk semacam ini bisa memberi rasa aman yang keliru. Kalaupun mengonsumsinya, jangan jadikan alasan untuk mengurangi sunscreen, pakaian, atau topi.
Pernah mencoba "sunscreen minum", atau kamu tim oles saja?
Utas asli: Girls Channel (Jepang) — mari bahas sunscreen minum · Referensi: CBS News — FDA warning on sunscreen pills
No comments yet. Be the first.