Klaim 'cruelty-free' dan penjualan di Tiongkok: gugatan Paula's Choice
Di r/30PlusSkinCare dibagikan kabar bahwa Paula's Choice digugat karena klaim terkait uji hewan, lengkap dengan tautan gugatannya. Ini gugatan class action yang diajukan Maret 2024 di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Barat Washington. Gugatan menuduh merek itu mempromosikan diri sebagai cruelty-free dan "tidak pernah diuji pada hewan" sambil mengimpor dan menjual di Tiongkok, yang saat itu mewajibkan uji hewan untuk kosmetik impor. Ini tuduhan dalam gugatan, bukan putusan pengadilan.
Apa kata para penjawab
-
Reaksi utama adalah kecewa; ada yang akan menghabiskan produk yang dimiliki lalu tidak membeli lagi.
-
Komentar yang menyalahkan produksi di Tiongkok dikoreksi: gugatan justru menyebut produksi di Tiongkok sebagai jalan menghindari kewajiban uji untuk produk impor.
-
Ada yang mengingatkan merek itu diakuisisi Unilever beberapa tahun lalu.
-
Yang lain menyebut ada standar ganda, karena obat kulit resep juga diuji pada hewan.
-
Banyak balasan praktis menanyakan alternatif, misalnya eksfolian asam salisilat.
Catatan redaksi Sejak 1 Mei 2021, Tiongkok membebaskan kosmetik "umum" impor dari uji hewan jika perusahaan menyerahkan sertifikat GMP dari otoritas negara asal dan penilaian keamanan produk. Pengecualian tetap berlaku untuk kosmetik "penggunaan khusus" seperti tabir surya, pencerah, dan pewarna rambut, produk anak, serta produk yang memakai bahan baru yang masih dalam masa pemantauan. Merek yang ingin masuk Tiongkok sekaligus mempertahankan klaim cruelty-free perlu memeriksanya per produk.
Seberapa penting status uji hewan saat kamu memilih skincare?
Utas asli: r/30PlusSkinCare — Paula's Choice digugat soal klaim uji hewan · Referensi: Gugatan (PDF) · Referensi: Premium Beauty News
No comments yet. Be the first.