Community
Skin, K-beauty, Korea trips and the beauty industry — ask and share
Pembebasan K-ETA diperpanjang sampai 31/12/2026: masih perlu daftar?
Kabar baik kalau kamu mau ke Korea sebelum akhir tahun: menurut Visit Korea, pembebasan sementara K-ETA diperpanjang sampai 31 Desember 2026. Artinya dalam praktik Warga negara bebas visa yang ada di daftar bisa masuk ta
0 0Wisatawan Jepang ke Korea pecah rekor 2025: era "ke Korea hari ini"
Menurut Korea Tourism Organization, 3,65 juta wisatawan Jepang mengunjungi Korea pada 2025, rekor baru. Target 2026 adalah 4,5 juta (naik 23%). Berikut rangkuman laporan media industri perjalanan Jepang, Travel Voice. Ko
0 0Dokter kulit murah tapi tanpa bahasa Inggris: ada yang pernah bawa penerjemah?
Utas ini sudah beberapa tahun, tapi pertanyaannya terus muncul. Di forum Seoul Tripadvisor, seorang pelancong bercerita temannya merekomendasikan klinik kulit yang harganya wajar, tapi tak ada dokter yang bisa berbahasa
0 0Gang 'Hipjiro' di Euljiro: percetakan di siang hari, bar tersembunyi di malam hari
Sekilas pandang, Euljiro tidak terlihat seperti kawasan hiburan malam. Siang hari masih penuh percetakan kecil dan bengkel logam yang beroperasi sejak akhir 1960-an — kertas menumpuk di trotoar, gerobak pengiriman menyel
0 0Olive Young Gangnam Town: toko besar di dekat Stasiun Gangnam
Kalau kalian hanya tahu flagship Olive Young di Myeongdong atau Seongsu, mungkin belum tahu bahwa di Gangnam-daero ada cabang berformat besar tersendiri: Olive Young Gangnam Town, di 429 Gangnam-daero, Seocho-gu, tepat d
0 0Gyeongui Line Forest Park, Yeonnam-dong: sampai mana harus jalan, dan di mana ngopi
Gyeongui Line Forest Park adalah hasil dari Seoul yang menanam jalur kereta lama ke bawah tanah: koridor hijau sepanjang sekitar 6,3 kilometer dari Mapo-gu hingga Yongsan-gu. Bagian Yeonnam-dong dekat Hongdae adalah seks
0 0Jalan Samcheong-dong: jalan-jalan galeri lama bertemu baru dari Stasiun Anguk
Jalan Samcheong-dong membentang sekitar dua kilometer antara Stasiun Anguk dan tepi utara Gyeongbokgung, dan ini cara termudah untuk melihat perpaduan lama dan baru Seoul dalam satu jalan kaki: atap hanok, tembok batu re
0 0Katedral Myeongdong dan gang jajanan malam: jeda tenang sebelum keramaian jalanan
Beberapa menit dari jalan belanja utama Myeongdong berdiri bangunan bata merah bergaya Gothic yang terasa punya ritme berbeda: Katedral Myeongdong, selesai dibangun tahun 1898 sebagai gereja bata bergaya Gothic pertama d
0 0Shinsegae Department Store Myeongdong: cara menjelajah lantai duty-free dan food hall
Kalau cuma punya waktu setengah hari tapi mau sekaligus mampir ke department store, lantai duty-free, dan food hall Korea beneran, gedung utama Shinsegae di Myeongdong jadi pilihan paling praktis. Lokasinya persis di seb
0 0Seochon dan Tongui-dong: gang bersejarah paling tenang di Seoul
Seochon, terselip di tembok barat Gyeongbokgung, adalah salah satu kawasan tertua Seoul, dan berbeda dari Bukchon, kawasan ini belum berubah menjadi latar wisata semata. Di antara rumah hanok rendah, galeri kecil, dan st
0 0Sewa hanbok dekat Gyeongbokgung: aturan masuk gratis 2026
Berjalan-jalan di sekitar Gyeongbokgung, kamu akan melihat banyak pengunjung berhanbok warna-warni. Ini bukan sekadar untuk foto: mengenakan hanbok tradisional yang benar memberi tiket masuk gratis ke istana-istana besar
0 0Namsangol Hanok Village: lima rumah era Joseon gratis dan spot foto hanbok
Di kaki Gunung Namsan ada desa hanok yang dibangun tahun 1998, mengumpulkan lima rumah era Joseon yang dipindahkan dari berbagai tempat di Seoul — mulai dari rumah kelas menengah sampai kediaman bangsawan yangban dan pej
0 0Osulloc Tea Museum & Innisfree Jeju House: cara kunjungi dua-duanya
Di tengah kebun teh hijau Andeok-myeon, Jeju barat, ada dua tempat dari keluarga Amorepacific yang berdampingan: Osulloc Tea Museum dan, sedikit lagi menyusuri jalan setapak, Innisfree Jeju House. Daya tariknya adalah me
0 0